Wahai engkau yang di sana
Yang hanya dibatasi selapis dimensi tipis
Antara si kaya dan miskin
Aku Tuan Putri,
telah jatuh cinta pada rakyat jelata
Yang menurut dunia tak berselera
Napasku berhembus
Gusar oleh hasrat saat lihat peluhmu
Luluh oleh cinta saat dengar senandungmu
Diriku terbang lintasi ribuan negri
Bertanya
Tak sucikah aku dan cintaku?
Wahai engkau
Yang buatku jatuh cinta lalu putus asa
Wahai engkau
Yang tapaki dimensi nyata sedangkan aku fana
Wahai engkau
Lelaki bau jerami yang dicintai Tuan Putri
Biarkan aku rebah pada dadamu
Biarkan aku lepaskan hasrat dalam pagutmu
Biarkan aku serahkan gusar pada dekapmu
Dan mari, kita lepaskan selapis batasan dimensi
Lewat ribuan seloki dan araknya
Di istal dekat gubukmu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar