aku tak pernah paham bagaimana rindu bisa terjadi di kala kedua manusia bahkan belum pernah mencintai
dan ketika dua manusia saling berpagutan mesra bahkan saat kepastian cinta belum hadir diantara keduanya. bahkan ketika kepastian cinta belum hadir dalam hati mereka masing-masing.
apakah pantas menyebut pagutan itu mesra? tapi keduanya mendamba
apakah pantas sebuah tawa mengalir dari dua senyum yang bahkan sama-sama menyimpan rahasia dan tidak pasti? apakah tawa itu bisa mengalir begitu saja?jika hari dimana keduanya bertemu dan beradu, apakah dunia mengizinkan sepasang cinta terbangun dan coba menapaki rencana?
jika yang kau maksud cinta adalah sebuah genggaman tangan dan dekapan hati, yang kau maksud cinta adalah pagutan dan dekapan hati, yang kau maksud cinta adalah rindu dan dekapan hati.
tidak, sebab mereka hanya sepasang rindu yang ingin jumpaMaka cinta adalah sebuah keterikatan antar hati.
Namun, seperti itukah mereka yang tadi bertemu?
dan tidak didekapnya hati dengan sebuah cinta
karena mencintai adalah takdir hati kedua insan dari Tuhandan kupikir, mereka hanya saling mendamba. tak sudi Tuhan memberi takdir cinta bagi keduanya. karena keduanya belum pernah pasti dalam satu dekapan hati.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar