Kamis, 08 Januari 2015

Melihatmu Bahagia

Aku melihatmu seakan terbang. Mengapa tak menoleh padaku? Mendung itu seperti mengajakku mengejarmu. Angin itu tergugu melihatku tak jemu menunggumu. Tidak, aku bukan bahagiamu. Aku bukan yang membuatmu berlari. Dan aku juga bukan yang membuatmu seakan terbang. Aku hanya berani memandangimu. Menunggumu bahagia bersamanya, maka aku pun akan bahagia dengan caraku sendiri.
Tidakkah mencintaimu berarti melepaskanmu? Bukankah cinta itu tidak mengekang? Bukankah katanya cinta itu membebaskan? Lalu aku membebaskanmu, sekalipun memnginginkanmu.
Jangan anggap aku, hanya berlarilah mengejarnya.
Jangan hiraukan aku, terbanglah menuju hatinya.
Lalu aku akan melihat senyummu, dan bahagia. Itulah bahagiaku, sayang. Bahagiaku adalah dirimu yang bahagia. Dan tak akan terasa sakit meskipun seharusnya begitu.
Aku, hanya membebaskan cinta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar